Jumat, 11 September 2009

Berbelanja Kebutuhan Lebaran Dengan Aman & Nyaman di Pusat Perbelanjaan

Tanggal 20 September 2009 nanti tentunya akan menjadi hari yang sangat dinanti-nanti oleh umat Islam karena pada tanggal itu bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1430H. Pada hari lebaran tersebut, sudah menjadi tradisi di Indonesia untuk merayakannya dengan saling mengunjungi sanak-saudara/kerabat untuk sungkeman & menyambung tali silaturahmi. Biasanya, untuk berpergian/mengunjungi sanak-saudara pastilah menggenakan pakaian yang bagus-bagus, kalau jaman sekarang selain baju yang bagus, handphone juga dibagusin....udah trend nya mungkin seiring dengan pesatnya dunia telekomunikasi.

Nah, untuk mendapatkan segala sesuatu yang baru tersebut, tentu saja tujuan akhirnya adalah mengunjungi Pusat-pusat Perbelanjaan. Sudah menjadi pemandangan umum kalau menjelang Idul Fitri Pusat-pusat Perbelanjaan ramai dikunjungi oleh orang-orang yang ingin membeli kebutuhan menjelang lebaran.
Selain dipenuhi oleh Pengunjung yang ingin berbelanja, biasanya Pusat Perbelanjaan juga dikunjungi oleh "Pengunjung lain" yang ingin mencari penghasilan lain dengan cara-cara yang tidak layak alias melanggar hukum seperti mencuri, mencopet, merampok, menjambret, dll.
Pusat Perbelanjaan yang ramai tentunya akan dimanfaatkan dan menjadi lahan subur bagi orang-orang yang ingin mendapatkan materil dengan cara-cara yang praktis.
Jadi, apabila anda hendak mengunjungi Pusat Perbelanjaan maka sudah sepatutnyalah anda senantiasa waspada dengan gelagat tidak baik orang-orang yang memiliki niat yang tidak baik di sekitar anda ketika berbelanja. Memang, berprasangka buruk terhadap orang lain itu tidak boleh, tapi demi keamanan & kenyamanan kita ada baiknya kalau kita senantiasa waspada.
Berikut adalah beberapa tips yang perlu anda perhatikan ketika mengunjungi Pusat Perbelanjaan :
Upayakan parkir ditempat yang telah disediakan oleh pihak Pengelola Gedung
Pastikan kendaraan anda sudah terkunci & kaca mobil tertutup dengan baik. Jangan lupa dikunci ganda
Jangan menaruh barang-barang berharga di dalam kendaraan
Sebaiknya titipkan helm di tempat penitipan (jika anda naik motor)
Jangan biarkan anak anda berjalan sendirian ditengan keramaian
Gandenglah anak anda ketika menaiki lift/escalator, jangan biarkan sendiri
Pastikan resleting tas yang anda pakai terkunci rapat, sebisa mungkin upayakan tas anda berada di depan, jangan di samping apalagi dibelakang
Sesekali cek dompet di kantong belakang anda apakah masih ada
Hati-hati ketika menggunakan handphone, upayakan ketika menggunakan handphone digenggam dengan benar
Jangan memakai perhiasan yang mencolok
Jika anda menggunakan ATM, pastikan kartu ATM anda sudah anda ambil setelah transaksi selesai
Segera lapor petugas keamanan gedung apabila anda melihat/mengalami hal-hal yang tidak diinginkan
Tetaplah waspada
Demikianlah beberapa tips & informasi yang mungkin akan bermanfaat bagi anda.
Nah, apakah anda sudah memikirkan Pusat Perbelanjaan mana yang akan kunjungi?
Jangan lupa share pengalaman berbelanja anda menjelang lebaran di Pusat Perbelanjaan seperti : Mall, Plaza, dll.
Selamat Berbelanja........
Terimakasih
- Mod -

baca selengkapnya

Kamis, 03 September 2009

Gempa Berkekuatan 7,3 Skala Richter Mengguncang Pulau Jawa, Ada dimana anda saat itu?

Baru saja pulau jawa termasuk Ibu Kota Jakarta mengalami gempa yang berpusat di daerah Tasik pada hari Rabu (2 September 2009) sekitar pukul 15.00 wib. Bagi anda para Pengunjung Pusat-pusat Perbelanjaan apakah pada saat kejadian gempa anda sedang berada di Mall/Plaza? Bagaimana perasaan anda saat itu?


Jika anda saat kerjadian sedang berada di Mall/Plaza, bagaimana suasana saat itu & bagaimana tindakan safety yang diberikan oleh Pengelola Gedung, apakah menurut anda sudah sesuai prosedur emergency?
Yuk.......kita sharing disini...........

baca selengkapnya

Senin, 31 Agustus 2009

Celebrity Fitness Katanya Suka Rese Ya.....Masa Sih?

Dengar-dengar dari beberapa informasi baik lisan maupun tulisan di internet katanya kalo fitness di Celebrity Fitness marketingnya suka rese, emang benar?


sharing informasi dong disini biar para pengunjung dapat informasi yang tidak menyesatkan alias benar. Karena bisa saja kan yang ada di milis-milis internet hanyalah upaya untuk menurunkan citra Celebrity Fitness atau memang strategi marketing rivalnya. Tetapi, bisa juga informasi itu benar adanya. Ayo, kita share disini............

- Mod -

baca selengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2009

Hati-hati Menggunakan Lift Di Mall CBD Ciledug

Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada moderator blog Komplain Pusat Perbelanjaan di Indonesia ini, semoga blog ini mampu menjadi wadah untuk sharing informasi seputar Pusat Perbelanjaan yang ada di Indonesia baik kelebihan maupun kekurangannyaJika anda adalah salah satu pengunjung Pusat Perbelanjaan terbesar di Ciledug yang bernama CBD Ciledug, maka ada baiknya anda baca hal yang menimpa saya di CBD Ciledug yang terjadi pada hari Jumat, 21 Agustus 2009 lalu.
Bukannya untuk menakut-nakuti, tetapi semata-mata sebagai informasi yang mungkin akan berguna bagi anda pengunjung Pusat Perbelanjaan pada umumnya & pengunjung CBD Ciledug pada khususnya, terutama anda pengunjung yang mengutamakan safety.


Hati-hati jika anda hendak menggunakan lift di Mall CBD Ciledug, sepertinya kalimat itulah yang cocok untuk saya sampaikan kepada para pengunjung Pusat Perbelanjaan khususnya pengunjung CBD Ciledug.
Kejadian yang menimpa saya & keluarga saya ini terjadi pada hari Jumat, 21 Agustus 2009, waktu pada saat itu menunjukkan pukul 13.30 wib. Saat itu, saya bersama bayi saya, mama saya, kakak ipar saya, keponakan saya bermaksud turun dari lantai 2 dengan menggunakan lift tanpa ada perasaan apapun sebelumnya.

Setelah semua penumpang lift sudah masuk, seharusnya pintu lift pun mulai menutup. Tetapi, alarm lift berbunyi yang menandakan bahwa lift penuh yang berarti kapasitas penumpang lift harus dikurangi alias harus ada yang mengalah keluar & menunggu rit selanjutnya. Dasar memang orang Indonesia, mau sih mengalah...salah seorang penumpang keluar dari lift, tetapi sekali lagi dasar orang Indonesia yang tidak pernah menghargai faktor keselamatan & murahnya harga nyawa manusia di Indonesia tiba-tiba saja penumpang yang mulanya mengalah & keluar lift tadi langsung masuk lagi ketika pintu mulai menutup. Alhasil, setelah pintu menutup, ternyata lift yang harusnya mulai bergerak justru tidak mau bergerak sama sekali alias berhenti di lantai 2.
Suasana di dalam lift pun berubah menjadi 2 (dua) kondisi. Kondisi pertama, dari yang semula hening menjadi panik. Kondisi kedua justru sebaliknya, malah tertawa (mungkin senang mungkin juga meledek temannya yang mulanya mengalah karena lift sudah penuh kemudian masuk lagi yang merupakan pangkal masalah). Anehkan, dalam kondisi yang menurut saya berbahaya seperti ini justru ada sebagian penumpangnya yang tertawa dan bercanda ria. Waktu itu, tidak ada seorang pria dewasa yang naik lift bersama kami, hanya ada keponakan saya yang berusia 8 tahun satu-satunya laki-laki di dalam lift.
Berada diposisi ini menurut saya tentunya sangatlah tidak enak apalagi bersama anak saya & keluarga saya lainnya. Ditengah kepanikan, saya & penumpang lainnya berkali-kali memencet tombol emergency yang berada di dalam lift, tapi tidak ada seorangpun petugas safety/engineering pihak CBD yang menjawab. Padahal seharusnya kan petugas safety/engineering gedung harus senantiasa standby menghadapi kondisi emergency. Begitu juga ketika saya & penumpang yang lain memencet tombol-tombol lainnya, tetap tidak berfungsi & mati.


Sudah hampir 5 menit terjebak di dalam lift & udara mulai pengap, tetap tidakada seorangpun yang menolong, orang-orang yang berada di Mall CBD yang menyaksikan kejadian ini hanya menonton saja. Yang lebih parah lagi, petugas security yang ada di lantai 2 & lantai 3 justru hanya asik menonton kami yang terjebak di dalam lift sambil menyuruh kami agar membuka sendiri pintu lift dari dalam, bukannya langsung membantu padahal urusan safety & menyangkut nyawa orang lain ukuran waktunya adalah detik.

Kemudian, salah seorang penumpang yang ikut terjebak dan merupakan teman dari penumpang yang menjadi biang kerok penyebab lift macet dan justru tertawa-tawa dalam kondisi seperti ini berusaha menenangkan penumpang lain yang panik dengan mengatakan bahwa kondisi seperti ini sudah biasa dan sering terjadi. Saya pun bertanya kepada mbak tersebut :
Saya : "mbak siapanya? mbak pengelolanya?"

Mbak : "Kebetulan saya marketingnya CBD, saya bisa menghubungi Pengelolanya"

Si mbak tersebut pun mulai menelpon Pengelola Gedung CBD, tetapi sepertinya tetap tidak diangkat. Mungkin bagi karyawan Pengelola maupun Marketing Mall CBD sudah terbiasa menghadapi kondisi seperti ini, tetapi bagi pengunjung mall tentunya akan menyimpulkan lift CBD Ciledug sangatlah beresiko tinggi dan tidak aman.
Setelah 5 menit terjebak akhirnya ada seorang petugas security yang datang dan langsung membantu membuka pintu lift dari luar. Akhirnya pintu lift terbuka, kami pun segera keluar sambil marah-marah karena merasa sangatlah tidak aman & nyaman menggunakan lift CBD karena lambatnya penanganan safety di CBD. Hal ini tentu saja sangat mengecewakan saya dan pengunjung lainnya yang ikut terjebak dalam lift. Saya jadi bertanya-tanya jangan-jangan Mall sebesar CBD Ciledug belum ISO sehingga sangat lambat sekali dalam hal penanganan keadaan emergency&safety.
Setelah keluar, saya pun segera mendatangi kantor Pengelola Gedungnya. Saya meminta bertemu dengan Customer Relationnya untuk menyampaikan komplain. Setelah menunggu, akhirnya petugas Customer Relation Mall CBD melayani saya. Setelah saya menceritakan yang saya alami, petugas Customer Relation tersebut menyuruh saya untuk mengisi form komplain. Setelah di kasih form, saya justru semakin marah karena yang dikasih justru 'form tenant complain'. Saya pun terpaksa mendikte si petugas, "Mbak, inikan form tenant complain. Saya kan pengunjung, bukan tenant". Saya jadi kesal, ini saya yang tidak bisa baca atau si petugas yang bodoh ya.......
Akhirnya saya menjadi illfill dengan Pengelola Gedung CBD Ciledug, karena selain fasilitasnya yang tidak aman, Mall nya juga di kelola oleh orang-orang yang tidak capable di posisinya & tidak mengerti dengan pekerjaannya.
Akhirnya saya & keluarga meninggalkan kantor Pengelola dengan sewot & kesal dengan pelayanan yang diberikan Pengelola Gedung CBD Ciledug.

Kesimpulan saya :
Fasilitas Mall CBD Ciledug tidak safety & mungkin tidak di maintenance dengan baik terutama untuk lift & escalator.
Pengelola Gedung Mall CBD tidak profesional & sangat lambat dalam memberikan tindakan keselamatan & pelayanan kepada pengunjung, bahkan ketika petugas marketingnya sekalipun yang menghubungi tetap tidak di respon. Sepertinya juga CBD belum ISO.
Kebetulan saya adalah karyawan Pengelola Gedung di salah satu Pusat Perbelanjaan di Jakarta & Perusahaan tempat saya bekerja tersebut sudah ISO, sehingga saya sedikit banyak mengerti mengenai safety gedung. Saya juga pernah mengalami lift macet di Pusat Perbelanjaan tempat saya bekerja. Ketika saya terjebak di dalam lift, saya langsung memencet tombol emergency & langsung di respon oleh petugas safety gedung dan langsung mendapatkan pertolongan yang cepat karena di Perusahaan tempat saya bekerja selalu menjunjung tinggi moto "Urusan safety hitungannya adalah detik", jadi petugas safety yang lalai apalagi jika sengaja lalai bisa langsung dipecat.
Semoga saja apa yang saya & keluarga saya alami di Mall CBD Ciledug tidak terulang lagi.
Terimakasih.
- Rini -
Ciledug

baca selengkapnya

Jumat, 28 Agustus 2009

Informasi

Buat Para Komplainer bisa berpartisipasi di blog ini dengan memberikan informasi sbb :



  • Bagi Para Komplainer se-Indonesia yang ingin memberikan informasi keluhannya terhadap Pusat Perbelanjaan maupun Tenant/Pemilik/Penghuni yang ada di Indonesia agar di muat dlm blog ini, silahkan kirim email ke : ngeluhinmall@gmail.com dgn subjek : (komplain judul komplain). contoh : komplain : lift ITC....


"Semakin banyak informasi yang anda berikan semakin banyak anda membantu para pengunjung lainnya"

Terimakasih.

- Mod -

baca selengkapnya

Selamat Datang Para Komplainer!!!

Pusat Perbelanjaan di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, khususnya kota Jakarta. Kita bisa melihat banyak sekali Pusat Perbelanjaan yang berdiri saat ini seperti : Plaza, Mall, dll. Dengan dibangunnya gedung-gedung Pusat Perbelanjaan tersebut sudah tentu juga harus ada yang mengelolanya agar kondisi gedung tetap terawat dan tetap eksis, bahkan Pasar Tradisional sekalipun tetap harus ada yang mengelola agar tidak acak-acakan dan tetap eksis.



Pada prinsipnya tujuan akhir para Pengelola Gedung tersebut adalah bagaimana caranya menarik pengunjung yang sebanyak-banyaknya dengan harapan semakin banyak pengunjung maka semakin besar kemungkinan para pengunjung tersebut untuk membeli, dengan banyaknya pengunjung yang membeli dari para tenant/pemilik kios dari Pusat Perbelanjaan tersebut makan si tenant pasti akan mampu untuk membayar building maintenance kepada Pihak Pengelola Gedung yang nantinya dana tersebut digunakan untuk biaya maintenance&operasional gedung.

Banyaknya pengunjung di sebuah Pusat Perbelanjaan tentunya mengharuskan Pihak Pengelola Gedung untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada Pengunjungnya seperti : safety, kenyamanan berbelanja, dsb.

Anda tentunya juga pernah ke Pusat Perbelanjaan, dan dari sekian banyak Pusat Perbelanjaan yang anda kunjungi mungkin ada yang membuat anda jengkel & mengeluh. Terkadang kita sebagai pengunjung dapat merasa kurang merasa puas dengan pelayanan Pengelola Gedung, kita mengalami hal yang tidak mengenakkan dengan salah satu tenant/pemilik kios/penghuni di sebuah Pusat Perbelanjaan, keluhan kita kurang atau bahkan tidak di respon dengan baik, dll. Terkadang justru kita sebagai Pengunjung malas untuk menyampaikan keluhan kepada Pengelola Gedung atau seringkali tidak ada solusi dan titik temu dengan tenant/pemilik kios/penghuni yang kita komplain sehingga membuat kita malas untuk komplain.

Tetapi, sadarkah anda bahwa keluhan yang anda alami itu sebaiknya harus dibagikan informasinya kepada yang lain agar nantinya Pengunjung yang lain bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan menjadi informasi & pelajaran berharga apabila hendak mengunjungi Pusat Perbelanjaan khususnya jika hal tersebut menyangkut safety. Jika bicara mengenai safety tentu saja kita bicara soal waktu, dan ukuran waktu yang diperlukan adalah detik atau bahkan sepersekian detik.

Oleh karena itulah, mari kita share informasi dengan bebas & sopan di blog ini.

Terimakasih.
- Mod -

baca selengkapnya
Photobucket
 

Home | Blogging Tips | Blogspot HTML | Make Money | Payment | PTC Review

Komplain Mall © Template Design by Herro | Publisher : Templatemu